photo macaubet4._zpsgvnu3grv.gif  photo mbopoker_zpsdrqangzr.gif
Tampilkan postingan dengan label EKONOMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EKONOMI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juni 2016

PERUSAHAAN SINGAPURA MEMBELI SAHAM ALIBABA

PERUSAHAAN SINGAPURA MEMBELI SAHAM ALIBABA


PERUSAHAAN SINGAPURA MEMBELI SAHAM ALIBABA


MBO BREAKING NEW -  Perusahaan Singapura membeli saham Alibaba Group Holding Ltd sekitar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13,65 triliun (asumsi kurs Rp 13.656 per dolar Amerika Serikat) dari pemegang saham Alibaba yaitu Softbank Group Corp. Perusahaan tersebut menjual kepemilikan sahamnya sekitar US$ 7,9 miliar saham di Alibaba.

Perusahaan Singapura itu yaitu GIC Pte Ltd dan Temasek Holdings yang masing-masing membeli saham Alibaba sekitar US$ 500 juta. Adapun pembelian saham itu sekitar US$ 74 per saham.

Namun GIC dan Temasek menolak memberikan komentar mengenai transaksi tersebut. Sebelumnya Temasek dan GIC merupakan investor awal di Alibaba dan juga memegang saham di perusahaan teknologi lainnya. Dengan pembelian saham oleh kedua perusahaan Singapura itu menambah kepemilikan saham di Alibaba.

Pembelian tersebut menunjukkan kalau GIC dan Temasek masih yakin tentang ekonomi China dan munculnya e-commerce dan teknologi di negara itu. Ini akan meningkatkan kepentingan nasional Singapura di e-commerce China dan juga Asia Tenggara," ujar Analis CMC Markets Margaret Yang seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (2/6/2016).

Selain itu sebagai bagian dari rencana penjualan saham, Alibaba juga akan membeli kembali sekitar US$ 2 miliar saham yang dimiliki oleh Softbank. Sisanya akan dijual kepada perusahaan investasi negara, investor institusi dan grup yang berkaitan dengan Alibaba.

Pemegang Saham Terbesar Alibaba Jual Saham

Sebelumnya Softbank akan menjual saham Alibaba senilai US$ 7,9 miliar. Penjualan ini untuk memangkas utang perusahaan. Softbank Group masih jadi pemegang saham terbesar meski menjual saham Alibaba.

Softbank merupakan investor awal di perusahaan teknologi Alibaba pada 2000, yang ketika itu masih startup. Kini tumbuh menjadi raksasa ritel online dengan kapitalisasi besar lebih dari US$ 200 miliar.



Ikuti terus Berita terupdate lainnya hanya di MBO BREAKING NEW mengenai kami klik disini

Selasa, 24 Mei 2016

Microsoft Membantu Pemanfaatan Teknologi bagi Penididikan di Indonesia

Microsoft Membantu Pemanfaatan Teknologi bagi Penididikan di Indonesia




MBO BREAKING NEW  -  Perkembangan teknologi saat ini tak dapat dipungkiri telah menyentuh banyak bidang, termasuk di antaranya adalah pendidikan. Sistem pendidikan berbasis teknologi sejalan dengan pengembangan generasi muda yang memang sudah fasih dan akrab dengan teknologi.

Generasi yang disebut sebagai digital natives itu jelas menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik. Para guru yang terlahir sebagai generasi digital immigrant secara tak langsung harus mengikuti perkembangan tersebut untuk pembelajaran yang lebih baik.

Untuk itu, Microsoft berkomitmen untuk membantu para guru memanfaatkan teknologi dengan program Microsoft Innovative Expert Educators (MIEE).

Lewat program ini Microsoft mengajak para guru untuk saling berbagi pengetahuan sekaligus sebagai forum bertemunya guru di seluruh dunia.

"Salah satu fokus Microsoft di Indonesia adalah bidang pendidikan. Oleh sebab itu, program ini menjadi sarana bagaimana guru bisa berkolaborasi dan berinovasi dengan teknologi," ujar Benny Kusuma, Education Lead, Microsoft Indonesia, saat Konferensi Pers Guru Inovatif, Guru Inspiratif Microsoft Indonesia di Jakarta, Senin (2/5/2016).

Lebih lanjut Benny menuturkan program ini sekaligus menjadi forum bagi para guru untuk saling berhubungan dan berkolaborasi. Dengan demikian, dapat memperluas pendidikan dan mengembangkan potensi murid, guru, dan sekolah.

Sonja Delafosse, Senior Education Manager, WW Education, Microsoft Corporation yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan program ini berguna untuk mendorong pengembangan edukasi di banyak negara.

Menurutnya, program ini memungkinkan para guru berbagi pengalaman mengenai masalah pendidikan yang muncul di masing-masing negara.

"Masalah di masing-masing negara kemungkinan punya masalah yang sama. Baik itu dari Nigeria, Amerika Serikat, termasuk Indonesia kemungkinan memiliki kesamaan masalah. Program ini dapat digunakan para guru untuk saling berbagi pengalaman," ujar Sonja.

Tak hanya itu, Sonja juga menuturkan program ini dapat menjadi sarana bagi guru menemukan alat yang tepat untuk mendukung pembelajaran. Hal itu penting agar guru dapat memaksimalkan alat yang digunakan.

"Menyarankan guru untuk menggunakan alat yang tepat adalah hal yang paling penting. Dengan demikian, para guru dapat memanfaatkan alat secara tepat untuk mendukung pembelajaran yang lebih baik," ujar Sonja mengakhiri pembicarannya.

Ikuti terus Berita terupdate lainnya hanya di MBO BREAKING NEW mengenai kami klik disini

INFLASI HARGA PANGAN AKAN TURUN 0.1% PADA BLN MEI

INFLASI HARGA PANGAN AKAN TURUN 0.1% PADA BLN MEI


INFLASI HARGA PANGAN AKAN TURUN 0.1% PADA BLN MEI


MBO BREAKING NEW - Pemerintah perkirakan inflasi Mei pada kisaran 0,1 persen. Padahal, biasanya inflasi menjelang puasa pada tahun sebelumnya bisa mencapai 0,4 persen. Perkiraan tersebut sama seperti dengan perkiraan Bank Indonesia (BI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, harga bahan pokok  ‎telah mengalami kenaikan pada April, sehingga saat mendekati puasa kenaikan harga terbilang kecil. Melihat kondisi itu, inflasi pada Mei menjelang puasa tahun ini, tidak setinggi tahun sebelumnya.

"Kira-kira begini, memang tadinya bulan lalu harga naik, sehingga ke sini mengecil, kata Darmin, di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, ‎Selasa (24/5/2016).

Darmin menuturkan, saat menjelang puasa harga kebutuhan pokok antara lain beras dan bawang justru sedikit menurun. Karena itu pemerintah tidak perlu melakukan intervensi pasar.

"Coba saja cek harganya. Harga beras turun dikit. Harga ini juga. Jadi kalau disimpulkan lebih kurang inflasinya tidak besar‎," tutur Darmin.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menambahkan, harga komoditas pada Mei lebih terkendali ketimbang bulan sebelumnya.

Jika terjadi kenaikan harga bahan pokok pada Mei, kenaikan harganya jauh lebih kecil ketimbang bulan sebelumnya. Namun, jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya kenaikan tahun ini jauh lebih tinggi.

‎"Harga komoditas bulan Mei kalau dibandingkan bulan April, masih banyak yang terkendali. Tapi kalau dibandingkan, bisa month to month, bisa year on year. Kalau year on year memang masih pada naik," tutur Suryamin kepada MBO BREAKING NEW

Ikuti terus Berita terupdate lainnya hanya di MBO BREAKING NEW mengenai kami klik disini

RUPIAH MENGUAT MENYENTUH LVL 13,600 PER DOLAR AS, IHSG SUSUT 32 POIN

RUPIAH MENGUAT MENYENTUH LVL 13,600 PER DOLAR AS, IHSG SUSUT 32 POIN





MBO BREAKING NEW - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mempengaruhi laju IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (24/5/2016), IHSG susut 32,87 poin atau 0,69 persen ke level 4.710,78. Indeks saham LQ45 melemah 0,69 persen ke level 806,35. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah pada Selasa pekan ini.

Ada 197 saham melemah sehingga mendorong IHSG tertekan. Sebanyak 91 saham menguat dan 86 saham lainnya diam di tempat.

Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 4.750,36 dan terendah 4.710,78. Transaksi perdagangan juga tak terlalu ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 217.147 kali dengan volume perdagangan 4,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 4,1 triliun.

Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli dan aksi jual masing-masing Rp 1,3 triliun. Pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 100 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.642.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham aneka industri naik 0,35 persen. Sektor saham perkebunan melemah 1,15 persen, dan membukukan penurunan terbesar. Disusul sektor saham barang konsumsi tergelincir 1,14 persen dan sektor saham konstruksi turun 1,13 persen.

Saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham IMAS naik 4,21 persen ke level Rp 1.610 per saham, saham DART menguat 12,5 persen ke level Rp 450 per saham, dan  saham GIAA menguat 4,85 persen ke level Rp 476 per saham.

Saham-saham tertekan antara lain saham GGRM susut 3,75 persen ke level Rp 71.150 per saham, saham LCGP melemah 9,63 persen ke level Rp 338 per saham, dan saham AKRA susut 2,44 persen ke level Rp 6.000 per saham.

Bursa saham Asia cenderung tertekan kecuali indeks saham Hong Kon Hang Seng naik 0,11 persen ke level 19.830,43. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 0,90 persen ke level 1.937,68, dan indeks saham Jepang Nikkei melemah 0,94 persen ke level 16.498,76.

Kemudian indeks saham Shanghai merosot 0,77 persen ke level 2.821,67, indeks saham Singapura melemah 0,53 persen ke level 2.752,39, dan indeks saham Taiwan tergelincir 0,52 persen ke level 8.300,66.

Analis PT First Asia Capital David Sutyanto menuturkan nilai tukar rupiah menyentuh kisaran 13.600 per dolar AS kembali menekan IHSG.

Pelaku pasar pun memanfaatkan aksi jual di pasar modal, namun David menilai tidak terlalu besar dilakukan investor asing.

Selain itu, pelaku pasar juga khawatir dengan pelaksanaan tax amnesty atau pengampunan pajak. David menambahkan, bursa saham global juga mempengaruhi laju IHSG.

"Rupiah alami pelemahan seiring kekhawatiran pelaku pasar terhadap kekhawatiran suku bunga bank sentral yang akan naik," ujar dia. (Ahm/Ndw)

Ikutin terus berita terupdate hanya di MBO BREAKING NEW  di pos oleh  klik disini

BANDARA MEMBERI PERINGATAN DAN TIDAK DI GUBRIS LION AIR

BANDARA MEMBERI PERINGATAN DAN TIDAK DI GUBRIS LION AIR


BANDARA MEMBERI PERINGATAN DAN TIDAK DI GUBRIS LION AIR


MBO BREAKING NEW


Kantor Otoritas Bandara Soekarno-Hatta mengatakan bahwa selama ini maskapai Lion Air tidak pernah mengindahkan teguran mereka setiap kali melakukan pelanggaran.

"Petugas kami sering terjun ke lapangan setiap Lion Air melakukan pelanggaran, dan memberikan teguran maupun peringatan. Tapi ya tetap saja terjadi lagi. Peringatan dari kami seolah tidak digubris, " kata Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah 1 Soekarno-Hatta, Herson pada Selasa (24/5/2016).

Karenanya, menurut Herson, sanksi pembekuan rute dan ground handling yang dijatuhkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan kepada maskapai Lion Air bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan.

"Karena kesalahan terus terjadi, Ditjen Perhubungan Udara akhirnya memberikan sanksi. Ini bukan kebijakan mendadak, " katanya.

Untuk diketahui, Lion Air melaporkan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Suprasetyo ke Bareskrim Mabes Polri terkait pembekuan rute dan ground handling mereka.

Lion Air beranggapan bahwa Suprasetyo harusnya memberikan teguran terlebih dahulu sebelum melakukan pembekuan.

Kebijakan Suprasetyo itu dinilai Lion Air sebagai tindakan tidak adil.

Mengomentari hal ini, Herson mengatakan bahwa sebetulnya teguran yang dipertanyakan Lion Air itu sudah dilayangkan oleh pihak Kantor Otoritas Bandara Soekarno-Hatta.

"Memberikan peringatan itu adalah kapasitas kami, sementara Ditjen Perhubungan Udara yang melakukan pembekuan. Memang ranahnya seperti itu. Mereka protes mengapa pihak Ditjen Perhubungan Udara tidak memberikan teguran, padahal sebetulnya teguran sudah dilakukan oleh kami, " katanya.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, terjadi kesalahan prosedur penurunan penumpang yang dilakukan maskapai Lion Air pada tanggal 10 Mei lalu.

Kala itu, sekitar 40 dari total 182 penumpang Lion Air JT 161 tujuan Singapura-Jakarta yang seharusnya turun di terminal kedatangan internasional di Terminal 2 malah dibawa ke terminal domestik di Terminal 1 oleh bus ground handling Lion Air.

Alhasil, para penumpang ini pun masuk ke Bandara Soekarno-Hatta tanpa melalui proses imigrasi dan pemeriksaan bea cukai. (Banu Adikara)

Ikuti selanjutnya berita dari kami hanya di  MBO BREAKING NEW klik disini
 photo macau4423._zpsozgvsngy.gif